Membaca Wanita

Membaca Wanita

Siapa yang tidak kenal wanita. Makhluk spesial yang dianugerahi keistimewaan luar biasa. Manusia, hewan, tumbuhan bahkan seluruh ciptaan Tuhan mengenal sosoknya. Wanita adalah metafor alam semesta, sintesis kehidupan dua dunia, serta paradoks sejati yang benar-benar nyata.

Wanita menjadi satu diantara banyak sebab seseorang masuk Surga. Tapi tak sedikit pula yang akan terjerumus ke neraka sebab wanita.

Sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah yang kau jadikan istri. Sementara seburuk-buruk fitnah setelah dajjal adalah wanita yang juga kau sebut istri.

Wanita memang unik. Di bawah telapak kakinya ada surga. Sedang di dalam sorot matanya ada neraka.

Allah titipkan rahim (kasih sayang paripurna) dalam diri wanita. Di sisi lain, wanita juga dibekali sukhtu (murka tiada tara) yang hanya satu tingkat di bawah sang Pencipta.

Wanita adalah sosok yang selalu bisa menentramkanmu menghadapi segala bencana. Namun ia juga pribadi yang pandai mengubahmu menjemput nestapa.

Segala kemajuan ilmu pengetahuan tak pernah lepas dari peran wanita. Tapi juga karena ambisinya satu peradaban dapat binasa.

Wanita adalah sekolah pertama bagi seluruh generasi bangsa. Tapi, ia juga mesin utama perusak kehidupan dunia.

Kelak, akan ada banyak wanita yang mewarnai Surga. Di saat bersamaan, tak terkira pula jumlah wanita yang membanjiri neraka.

Wanita memang unik. Ia adalah teman terbaik sekaligus musuh paling nyata.

Karenanya, bimbing dan didiklah anak wanitamu agar menjadi yang utama. Jika engkau hendak memilih pendamping setia, maka pilihlah yang memiliki sifat pertama dari seluruh analisa yang ada. Saat engkau tak lagi dapat memilih, tuntunlah ia memahami dan mengaplikasikan segala sifat mulia.

Bengkalis, 01/03/2018